| PALANG MERAH INDONESIA | BATAM |
Rubrik : Berita Utama
PMI Kirim Anggota RDRT Bantu Korban Topan Fengshen, Filipina
2008-06-27 07:18:21 - by : admin

Thursday, June 26, 2008
PMI Kirim Anggota RDRT Bantu Korban Topan Fengshen, Filipina

Bencana topan Fengshen yang terjadi di Filipina pada tanggal 19 Juni lalu, telah mengakibatkan korban 177 meninggal, 435 orang hilang, 70 orang luka-luka dan total korban bencana hampir sebanyak 866.566 orang (sumber: IFRC DREF Operation). Untuk membantu operasi penanganan bencana Topan Fengshen tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) mengirimkan anggotanya yang tergabung dalam RDRT (Regional Disaster Respon Team). Anggota RDRT dari PMI yang akan diberangkatkan berjumlah 6 orang, terdiri dari Arif Ilmiawan, Amirullah, Leo Patiasina, Fajar Sumirat, dr. Agustivie Alberta Jefta Telew, dan Intan Febrianti.

Tim PMI berangkat hari Kamis, 26 Juni 2008 dan akan bergabung dengan Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah atau IFRC (International Federation of the Red Cross and Red Cresecent Societies) selama dua minggu di wilayah bencana. “Pada operasi bantuan bencana topan Fengshen ini, mereka akan bekerja membantu melakukan assessment berbagai bidang bantuan diantaranya relief, logistik, medis, logistik dan dukungan psikososial,” ujar Kepala Divisi Penanggulangan Bencana, Arifin M. Hadi.

“Dua hari yang lalu (Senin, 23/06), PMI juga telah memberangkat tim ke Myanmar untuk membantu operasi tanggap darurat bencana akibat topan Nargis, dan besok (27/06), kami akan mengirimkan pula dua anggota PMI spesialis air bersih dan sanitasi (water and sanitation) ke China untuk membantu korban gempa di wilayah Sichuan,” pungkas Arifin.

“Kami akan bekerja di wilayah yang terparah, seperti Mindanao dan Luzon”, ujar Leo Patiasina, salah seorang anggota RDRT dari PMI pada sebuah kesempatan sebelum berangkat menuju bandara Soekarno-Hatta.

Sementara itu Kepala Delegasi IFRC di Indonesia, Bob McKerrow, menyatakan Tim Tanggap Bencana Regional atau RDRTs (Regional Disaster Response Teams) merupakan salah satu instrumen penting IFRC untuk mengoptimalkan sumber daya manusia dan keahlian yang ada secara efektif. “Melalui instrumen RDRT, staff dan relawan perhimpunan nasional dapat diperbantukan untuk menanggulangi bencana di daerah tertentu, dalam hal ini Asia Tenggara”, ujar Bob.

"Federasi Internasional di Indonesia telah bekerja sama erat dengan PMI. Sejak 1998, Federasi membantu PMI meningkatkan kemampuan staff dan relawannya di bidang penanggulangan dan siaga bencana," tambahnya. Selain menunjukkan penerapan Prinsip-Prinsip Dasar Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, pemberangkatan tim RDRT dari PMI mendukung operasi Bencana Topan Fengsheng/Frank di Filipina merupakan pengakuan IFRC terhadap kemampuan penanggulangan bencana yang dimiliki PMI, ungkap Bob pada akhir statemennya.

Perlu diketahui, pemberangkatan anggota RDRT ini merupakan pemberangkatan ke empat kalinya PMI membantu operasi penanganan bencana di wilayah Asia Tenggara. Sebelumnya PMI telah mengirimkan anggota RDRT ke Filipina untuk membantu penanganan bencana Badai Durian, ke Bangladesh untuk membantu penanganan bencana Topan Sidr, serta ke Myanmar untuk membantu operasi penanganan bencana topan Nargis. Khusus untuk membantu korban bencana topan Nargis di Myanmar, PMI telah memberangkatkan sebanyak dua tim, yaitu Medical Action Team (MAT) yang berangkat tanggal 2 Juni 2008, serta RDRT yang berangkat pada tanggal 23 Juni 2008, lalu.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: Arifin M. Hadi, Kepala Divisi Penanggulangan Bencana, Tlp. 021-7992325, ext. 202, Aswi Reksaningtyas, Kepala Divisi Komunikasi Markas Pusat PMI, Tlp. (021) 799 2325, atau Kepala Sub Divisi Humas, Ria Thahir, dan kontak media : Aulia Arriani, Tlp. (021) 799 2325, Ext 201, Ahmad Husein, Koodinator Komunikasi, IFRC Delegasi Indonesia, Tlp. (022) 79191841.

Sumber:
http://www.palangmerah.org/publikasi.asp?stat=ina&id=482
| PALANG MERAH INDONESIA | BATAM | : http://pmibatam.org
Versi Online : http://pmibatam.org/?pilih=news&aksi=lihat&id=48