| PALANG MERAH INDONESIA | BATAM |
Rubrik : Berita Utama
PMI Berangkatkan 8 Armada Udara Untuk Operasi Tanggap Darurat
2009-10-17 07:56:44 - by : admin


Terkait dengan kendala distribusi bantuan ke area terpencil,
PMI berupaya untuk menembus semua rintangan dengan mengoperasikan 8 unit
transportasi udara berupa 7 unit helikopter dan 1 unit pesawat kargo komersial.





Dari seluruhnya, 4 unit diterbangkan melalui Bandara Halim
Perdana Kusuma Jakarta dengan membawa barang bantuan berupa 11 koli susu balita
dan makanan bayi, 4 buah mesin fogging dan 15 buah hands prayer. Sementara 4
unit lainnya diterbangkan menuju Padang Sumatera Barat dari Kota Medan Sumatera
Utara.





Pengoperasian helikopter ini merupakan kerjasama antara PMI
dan Departemen Perhubungan (Dephub) bersama dengan berbagai maskapai
penerbangan, yaitu Deraya, Pelita Air, Air Transport Service, Air Pacific,
Eastindo, Gatari, dan Indika Energy. Helikopter ini akan digunakan untuk
mendukung operasi tanggap darurat PMI di Sumatera Barat selama 2 minggu (14
hari) operasi, mulai 16 hingga 30 Oktober 2009.





Pada acara resmi pemberangkatan di Lanud Halim
Perdanakusumah Jumat pagi tadi (16/10), Dirjen Perhubungan Udara Herry Bakti
menyatakan, “Dari informasi yang kami peroleh, masih banyak derah terpencil
yang belum dapat terjangkau bantuan. Diharapkan, helikopter-helikopter inilah
yang mampu mencapai daerah-daerah terpencil ini. Dengan cara seperti ini kami
juga berharap proses recovery untuk Sumatera Barat bisa lebih cepat.”





Seraya mengucap terima kasih kepada seluruh maskapai
penerbangan yang terlibat pada operasi tanggap darurat bersama PMI, Herry juga
menyampaikan dukungan dari beberapa pihak termasuk Pertamina dan Angkasapura
yang telah membantu dengan program potongan harga sebesar 5% untuk bahan bakar
pesawat dan helikopter serta diskon biaya parkir dilapangan udara Minangkau dan
Tabing, Padang. 





Menyambut semua uluran tangan ini, Ketua Umum PMI Mar’ie Muhammad
mengucap, “Kepada semua pihak yang telah membantu operasi tanggap darurat ini,
kami ucapkan terima kasih. Mari kita doakan semoga semuanya selamat sampai
tujuan. PMI optimis, dengan sarana helikopter ini bantuan kemanusiaan untuk
daerah-daerah yang terpencil dan terisolir bisa dijangkau dan bantuan lebih
tepat sasaran dan lebih cepat sampai langsung ke tangan para korban gempa
Sumatera.”





Sekitar pukul 9 pagi tadi, 3 unit helikopter dan 1 unit
pesawat kargo komersial dari maskapai penerbangan Deraya, diberangkatkan dari
Lanud Halim Perdana Kusumah. Diperkirakan, armada helicopter akan sampai di
Lapangan Udara Minangkabau sekitar 5 jam kemudian.





Sedangkan pesawat kargo komersial yang mengakur beban 6 ton
ini, hanya butuh waktu dua jam untuk kemudian tiba di Minangkabau, Padang dan langsung unloading (menurunkan logistik
bantuan) di sana
agar bisa segera didistribusikan ke lokasi-lokasi tujuan.





Jenis helikopter yang digunakan untuk distribusi bantuan ini
adalah BAe ATP (2 unit), Puma SA-330 (1 unit), BO-105 (1 unit), Bell-407 (2
unit), Equirel (1 unit), dan BK 117 (1 unit). Beberapa orang pilot yang
terlibat dalam 2 pekan operasi tanggap darurat PMI adalah Capt. Penerbang
Sampoerno, Capt. Penerbang Adji Pantja, dan Capt. Penerbang Heru Susatyo.





Untuk informasi lebih lanjut, dapat
menghubungi: Aswi Reksaningtyas, Kepala Divisi Komunikasi Hp. 087882962348,
Tlp. 021-799 2325, ext. 201. Posko PMI Daerah Sumatera Barat, Zulhendri Tlp.
075128718, Arif Ilmiawan, Penanggung Jawab Logistik Markas Pusat PMI Hp. 081332963060, 
Djaelani Staf Posko Markas Pusat PMI Hp. 081384114454. E-mail. pmi@pmi.or.id



 



Sumber berita :



http://www.pmi.or.id/ina/news/?act=detail&p_id=270



| PALANG MERAH INDONESIA | BATAM | : http://pmibatam.org
Versi Online : http://pmibatam.org/?pilih=news&aksi=lihat&id=94